Pola kalimat bahasa Korea [Korean Language Guide]

Hallo 친구, mari kita lanjutkan pembahasan kita tentang bahasa Korea. Kali ini kita akan membahas pola kalimat bahasa Korea. Sebelumnya sudah pada tau kan apa itu pola kalimat? Ya, pola kalimat adalah susunan subjek [S] predikat [P] objek [O] dan keterangan [K] dalam sebuah kalimat.

Dalam pola kalimat bahasa Indonesia susunan nya adalah S P O K [untuk keterangan [K] bisa diletakkan di mana saja]. Sebenernya banyak 친구 pola kalimat Korea, contohnya pola kalimat pengandaian, ajakan, perbandingan dll. Tapi kali ini kita akan bahas yang dasar saja. Yaitu pola kalimat positif, negatif dan pola kalimat tanya.

Pola kalimat bhs Korea berbeda dengan pola kalimat bhs Indonesia 친구!! Kalo kalian translate sebuah kalimat bahasa Korea ke Indonesia pasti artinya akan janggal (artikan per katanya ya, jangan gunakan google translate untuk mengartikan satu kalimat nya). Apabila kalian bisa menguasai pola kalimat ini. Untuk mengartikan sebuah kalimat Korea ke Indonesia pasti akan mudah 친구. Mari kita masuk ke materi pembelajaran nya.

Pola kalimat positif bahasa Korea

Pola kalimat bahasa Korea

Pengenalan dulu ya 친구, pola kalimat dalam b Korea adalah S O P [untuk K bisa diletakkan dimana saja, kecuali diakhir kalimat]. Intinya pola kalimat nya selalu S O P , ingat ya!! Kita coba untuk langsung masuk ke contoh kalimat nya. Silahkan lihat contoh kalimat nya dibawah ini:

Bahasa Indonesia:
Saya belajar bahasa Korea
S.    P.    O. 
Bahasa Korea:
Saya는 bahasaKorea를 belajarㅂ니다
S.    O.    P. 
Hangeul:
저는 한국어를 공부합니다

Masih ingat kan 친구, tentang Partikel penanda dalam bahasa Korea? Kalau lupa dibuka lagi deh materi tentang partikel penanda dalam bahasa Korea nya ^_^

Materi Partikel Penanda:
Partikel penanda topik
Partikel penanda subjek
Partikel penanda objek

Sudah ingat kan? Jadi dalam bahasa Korea setelah objek, topik/subjek harus diberi tanda. Gunanya untuk mempermudah dalam pemahaman kalimatnya.

Pada contoh soal diatas. Letak objek selalu sebelum predikat. Jika contoh kalimat diatas ditambah dengan Keterangan dirumah. Maka penulisannya dalam bahasa Korea akan menjadi saya, dirumah, bahasa Korea, belajar.

Terkadang dalam sebuah tidak memiliki objek dan keterangan. Maka perhatikanlah beberapa contoh dibawah ini:

S-P [Bhs. Indonesia] > S-P [Bhs. Korea]
= saya-makan → saya-makan
= 저는 먹습니다.
= Jonen mogsemnida

S-P-O [Bhs. Indonesia] > S-O-P [Bhs. Korea]
= saya-makan-nasi > saya-nasi-makan
= 저는 밥을 먹습니다.
= Jonen Babel mogsemnida

S-P-K [Bhs. Indonesia] > S-K-P [Bhs. Korea]
= saya-makan-di kantin > saya-di kantin-makan
= 저는 식당에서 먹습니다.
= Jonen siktang eso mogsemnida

S-P-O-K [Bhs. Indonesia] → S-K-O-P [Bhs. Korea]
= saya-makan-nasi-di kantin > saya-di kantin-nasi-makan
= 저는 식당에서 밥을 먹습니다
= Jonen siktang eso Babel mogsemnida

Catatan!! Untuk penulisan ‘jonen mogsemnida’ itu adalah pengucapan nya ya 친구. Bukan penulisan latin nya. Kalau penulisan latinnya ‘ jeoneun meog-seum-ni-da ‘

Kosa kata:

저 : Saya
공부하다 : Belajar
한국어 : Bahasa Korea
먹다 : Makan
에서 : Di
식당 : Kantin
밥 : Nasi
ㅂ니다/습니다 : Untuk akhiran formal

Selanjutnya kita ke pola kalimat negatif. Berikut pembahasan nya.

Pola Kalimat Negatif Bahasa Korea

Pola kalimat negatif Bahasa Korea

Pola kalimat negatif dalam bahasa Korea sama saja seperti menambah kata ‘tidak’ dalam bahasa Indonesia. Untuk susunan kalimatnya sama saja seperti pola kalimat positif. Hanya saja ada penambahan kata ‘‘ sebelum predikat atau ‘지않‘ setelah predikat. Predikat disini bisa kata benda, kata kerja dan kata sifat

Untuk memperjelas dan mempermudah pemahaman nya. Silahkan lihat contoh pola kalimat negatif dibawah ini:

가다 + 안 = 안가 = tidak pergi
가다 + 지않 = 가지않 = tidak pergi
Contoh kalimat:
저는 고기를 안먹습니다 
= Saya tidak makan daging
= Jonen gogirel anmog semnida
저는 고가를 먹지않습니다
= Saya tidak makan daging
= Jonen gogirel mogjian semnida

Pahamkan cara penempatan 안 dan 지않 nya?. Keduanya sama-sama memiliki arti ‘tidak’. 안 Sebelum predikat dan 지않 setelah predikat. Tapi ada sebuah aturan untuk kata kerja yang berakhiran 하다 . Contoh 공부하다. Dalam kata 공부하다 kita ambil kata 하다 nya saja. Maka jika 하다 ditambahkan 안 menjadi 안하다 dan apabila 하다 ditambahkan 지않 menjadi 하지않. Untuk lebih jelasnya lihat contoh kalimat negatif yang menggunakan kata kerja berkahiran 하다 dibawah ini:

오늘은 제가 일안합니다
= Saya tidak bekerja hari ini
= Oneren jega iran hamnida

오늘은 제가 일하지않습나다
= Saya tidak bekerja hari ini
= Oneren jega ilhajian semnida

Catatan!! Huruf ㄹ bertemu vokal dibaca R dan apabila bertemu konsonan dibaca L

Jika ingin menyatakan ‘bukan’ dalam bahasa Korea. Maka gunakan kata 안입니다. 이다 Memiliki arti ‘adalah’. Contoh dalam kalimat positif ‘saya adalah murid = 저는 학생 입니다’. jika ingin mengubah nya kedalam bentuk negatif maka menjadi ‘saya bukan murid = 저는 학생 안입니다.

안입니다 adalah bahasa formal. Untuk bahasa keseharian nya bisa menggunakan 안이에요, 안이야, 아니다.

Pola Kalimat Tanya Bahasa Korea

Pola kalimat tanya bahasa Korea

Terakhir adalah pola kalimat tanya dalam bahasa Korea. Pola kalimat ini digunakan untuk menanyakan sesuatu dalam bahasa Korea. Sama seperti bahasa Indonesia, dalam menanyakan sesuatu dalam bahasa Korea harus menggunakan nada / intonasi kalimat tanya. Udah tau kan intonasi / nada kalimat tanya?. Ya seperti itu lah.

Contoh kalimat tanya yang sering digunakan:

  • 뭣 (mwot) atau 뭐 (mwo) = apa
  • 누구 (nu-gu) = siapa
  • 어디 (Odi) = di mana / ke mana
  • 왜 (wae / we) = kenapa
  • 어떻게 (Ottoke) = bagaimana
  • 얼마 (Ol-ma) = berapa
  • 언제 (On-je) = kapan

Dalam menggunakan kalimat Tanya Bahasa Korea kita harus memberi akhiran 까? Pada sebuah kalimat. Akhiran 까? Digunakan untuk bahasa formal. Dalam bahasa keseharian nya biasanya menggunakan 요? / 야?.

Berikut contoh pola kalimat tanya dalam bahasa Korea:

먹었습니까? = Sudah makan? (Formal)
먹었어요? = Sudah makan? (Informal)
알잎씨가 한국사람 입니까? Apakah mas Arif adalah orang Korea?

Menurut saya pola kalimat tanya itu yang paling gampang, pasti ada tanda tanya (?) nya diakhir kalimat. hehe

Kesimpulan

Pembahasan pola kalimat cukup sampai disini 친구. Intinya kalian harus bisa memahami ketiga pola kalimat bhs Korea. Baik itu kalimat positif, negatif dan kalimat tanya.

Yang paling penting adalah susunan pola kalimat nya, susunan kalimat bahasa Korea yaitu S K O P. Objek dan Keterangan selalu berada sebelum predikat.

Untuk kalimat negatif ingat saja kata 안 / 지않 dan 안입니다. Penggunaan nya juga harus diingat. Sedangkan kalimat tanya ingat saja akhiran 까? 요? dan perhatikan intonasi (apabila mendengarkan). Karena dalam bahasa Indonesia pun kalimat biasa dan kalimat tanya penulisan nya sama. Hanya dibedakan dengan tanda tanya (?).

Tips

Tips

Untuk mengingat materi pembelajaran yang sebelumnya, silahkan dibuka lagi 친구 materi-materi yang ada dibawah ini. Semoga Bermanfaat ya.

Belajar bahasa Korea (dasar)
Huruf korea
Partikel penanda topik
Partikel penanda subjek
Partikel penanda objek

Selamat belajar!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

 

Hai!! Selamat datang di Omalip.com

🆃🅴🆁🅸🅼🅰🅺🅰🆂🅸🅷

🆂🆄🅳🅰🅷 🅱🅴🆁🅺🆄🅽🅹🆄🅽🅶

☃☃☃☃☃☃☃☃☃☃

[klik2x] untuk menutup [close]